Terapi herbal sebuah solusi alami untuk mengatasi dan mencegah berbagai penyakit :
- Aman, tanpa efek samping
- Harga terjangkau
- Efektif untuk pencegahan
- Memiliki efek farmakologi ganda
- Bersifat detoktif ( membersihkan racun )
- Bersifat konstruktif ( membangun )
- Tidak bersifat destruktif ( merusak )
- Terbukti secara empiris atasi penyakit kronis
Tips agar terapi herbal semakin efektif :
- Senantiasa berdo'a kepada Allah karena pada hakekatnya kesembuhan dari Allah semata
- Sejak awal berikhtiar dengan terapi herbal, bangun rasa optimis dan yakinlah bahwa anda akan sembuh dengan izin Allah
- Pahami mekanisme kerja herbal, herbal bersifat membangun, memperbaiki (konstruktif) dan membersihkan sesuatu yang tidak beres ( toksin dalam tubuh / detoktif ) sehingga memerlukan waktu dalam pengobatan
- Jika selama menjalani terapi herbal, reaksi kerja herbal terkesan lambat maka anda jangan cepat bosan dan putus asa. Hal ini dikarenakan pada kasus-kasus tertentu pengobatan membutuhkan waktu agak lama
- Konsumsi herbal secara teratur dan sesuai petunjuk
- Hindari setiap jenis makanan yang kontradiksi dengan jenis penyakit
- Jalani terapi pendukung yang tertulis pada label produk
Proses penyembuhan dengan herbal dimulai dengan detoxifikasi
- Detoxifikasi adalah sebuah proses penghilangan racun/toxin dari dalam tubuh. Hal ini bukanlah efek samping tetapi sebuah proses tindak balas yang merupakan awal bekerjanya. Produk herbal tersebut melakukan pembersihan racun-racun dalam tubuh. Proses ini tidaklah berlangsung lama berkisar anara 3-7 hari jika kita secara rutin atau terus menerus mengkonsumsinya.
- Tanda-tanda proses Detoxifikasi adalah : Rasa sakit kepala terutama di belakang, keluar penyakit kulit ( bisul ), sakit pinggang, batuk berdahak, agak demam, salesma ( Jawa : mbeler), sakit kaki dari sendi, muntah dan mual dll. Setiap orang berbeda-beda proses tindak balasnya, tergantung dari penyakit yang diderita oleh orang tersebut. Namun adakalanya proses tindak balas tersebut tidak ada gejalanya
Posting Komentar